Gelar Pasukkan Operasi Kepolisian Terpusat Keselamatan Intan 2018 di Polres HSU

Hulusungaiutara.kalsel.polri.go.id – Polres HSU, Bertempat di lapangan Apel Polres HSU telah berlangsung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Keselamatan Intan 2018. selaku irup di pimpin oleh Wakapolres HSU H.M. Tukiman, SH.,MH serta selaku komandan upacara Kbo Lantas IPTU Ach. Supian Noor, Apel gelar pasukan dilaksanakan sekira pkl.08.00 wita. Turut hadir tamu undangan pada pelaksanaan Gelar Pasukan tersebut diantaranya Dandim 1001 Amuntai, Kepala Kejaksaan Negeri Amuntai, Ketua Pengadilan Negeri Amuntai, Kepala Dishubkominfo, Ketua Senkom Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat serta para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran Polres HSU. Kamis(01/03/2018).

Tema Operasi Kepolisian Terpusat Keselamatan Intan 2018 kali ini bertajuk“Sebagai Penggerak Revolusi Mental dan Tertib Sosial di Ruang Publik Guna Mewujudkan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat dan Menciptakan Kamseltibcarlantas

 

Sebelum membacakan amanat kakorlantas Pori, Irup menyematkan pita Operasi Keselamatan 2018 kepada peserta yang di tunjuk sebagai tanda simbolis, selanjutnya Irup membacakan amanat dari Kakor Lantas Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, yang mana dikatakan bahwa Apel di gelar pasukan ini di laksanakan untuk mengetahui kesiapan personil maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah di tetapkan.

Perlu Diketahui bersama data jumlah pelanggaran lalu lintas berupa tilang tahun 2016 sejumlah 6.272.375 kasus dan pada tahun 2017 sejumlah 7.420.481 kasus atau ada kenaikan trend (15,47%). Teguran tahun 2017 sejumlah 3.225.098 pelanggaran dan pada tahun 2016 sejumlah 2.225.404 pelanggaran atau ada kenaikan trend (31%). Jumlah kecelakan lalu lintas tahun 2016 sejumlah 105.374 kejadian dan pada tahun 2017 sejumlah 98.419 kejadian atau ada penurunan trend (-7%). Korban meninggal dunia tahun 2016 sejumlah 25.859 orang dan pada tahun 2017  sejumlah 24.213 atau ada penurunan trend(-6%). Korban luka berat tahun 2016 sejumlah 22.939 orang dan pada tahun 2017 sejumlah 16.159 orang atau ada penurunan trend (-30%). Korban luka ringan tahun 2016 sejumlah 129.913 orang dan pada tahun 2017 sejumlah 115.566 orang atau ada penurunan trend (-4%). Kerugian  rupiah tahun 2015 sejumlah Rp. 226.416.414.497,-dan pada tahun2016 sejumlah Rp. 212.930.883.536,-atau ada penurunan trend(-6%). Kita meyadari , bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya untuk menciptakan perintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara.

Dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas kita tidak boleh berdiam diri namun kita harus bertindak untuk melakukan berbagai upaya demi untuk menciptakan pemerintahan yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcarlantas. Untuk mewujudkan hal tersebut perlu ada sinergitas antara pemangku kepentingan untuk menemukan akar permasalahan yang ada dan mencari solusi penanganannya.

Penulis : Tri Ops

Editor   : Alam Saktiswara

Publish : H. Ahmad

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 4 =