Polres HSU Adakan Sidang Pra Nikah Dari BP4R Terhadap Tiga Personil Polri


Polres Hulu Sungai Utara – Amuntai – Tiga personil Polres Hulu Sungai Utara (HSU) jalani sidang pra-nikah dari Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk (BP4R), Rabu (27/11/2019).

Kegiatan yang digelar di Gedung Jananuraga Polres HSU tersebut diikuti oleh Tiga calon bersama dengan pasangannya masing-masing. 

Tiga personil Polres HSU  tersebut merupakan anggota Polisi laki laki (Polki) yang menjalani sidang pranikah dengan pasangannya.

Mereka adalah Briptu Andhara Wahyu Ilhamni, Banit SPKT Polsek Amuntai Kota Polres HSU dengan calom isteri Putri Novita Sari, Briptu Jonathan F Sinambela Banin Bagren Polres HSU dengan Calon Isteri Grace Siama Juwita dan Bripda Ary Sujatmiko Bamin Bag Sumda Polres HSU dengan calon isteri Sherly Eristiana Sari.

Tujuan Sidang BP4R, salah satunya adalah untuk pemberian izin nikah pada anggota Polri yang akan melaksanakan pernikahan dan Sidang pra-nikah ini wajib dilaksanakan bagi seluruh personil Polri beserta calon pasanganya yang akan melangsungkan pernikahan karena merupakan syarat yang harus dipenuhi.  

Bertindak sebagai pimpinan sidang BP4R adalah  Wakapolres HSU Kompol H.M  Tukiman, S.H.,M.H, dengan didampingi  Ketua Bhayangkari Cabang HSU Ny.  Ayu Ahmad Arif, Kabag Sumda Akp. Slamet Hari Wahyudi, S.H., M.H, Kasi Propam Iptu Danu Sura dan Konselor Polres HSU serta orang tua dari masing-masing calon.

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan, S.I.K  melalui Wakapolres HSU Kompol H.M Tukiman, S.H,.M.H  menjelaskan, sidang ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan anggota Polri dan pasangan wanitanya untuk melakukan pernikahan.

Kesiapan masing-masing pasangan di sidang ini juga untuk pemberian izin nikah dari pimpinan kepada setiap anggota Polri yang akan melaksanakan pernikahan.

“Sidang ini wajib dilaksanakan bagi seluruh personel beserta calon pasangannya, karena merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh pasangan calon, diantaranya untuk kelengkapan berkas pengajuan pernikahan di KUA.” Terang Wakapolres.

Diketahui, pada kegiatan tersebut, juga dihadirkan kedua orang tua dari masing-masing calon, hal tersebut dimaksudkan agar para orang tua mengetahui dan memberikan persetujuan kepada putra dan putrinya yang akan melaksanakan pernikahan dengan pasangannya masing-masing.

Penulis : Tri Ops
Editor : Alam Saktiswara
Publish : Izal CS

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − fifteen =