Sentuhan Boleh Dan Sentuhan Tidak Boleh, Apa Itu ? Inilah Tutur Polwan Polda Kalsel Polres HSU

hulusungaiutara.polri.go.id – Polda Kalsel Polres Hsu, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang diemban oleh Polisi Wanita (Polwan) Bipka Rizki Amalia, senin (25/09/2017) 16:30 wita di lapangan Mapolres HSU, melakukan pembinaan terhadap anggota Polisi Cilik Banua, materi yang disampaikan ttg sentuhan boleh dan sentuhan tidak boleh. Mengingat maraknya kejahatan susila kepada anak anak yg menjadi korban mengingatkan kepada anak-anak agar waspada karena kejahatan kepada anak kebanyakan dilakukan oleh orang terdekat korban, dengan modus iming iming memberi sesuatu pada anak-anak, mengajarkan kepada anak agar anak berani menolak dan berkata Tidak, Memberitahu pada orang lain,dan berteriak.

Kapolres Hsu Akbp. Agus Sudaryatno, S.IK.MH saat konfirmasi kepada Humas Polres Hsu menerangkan ” Kedekatan Gen dan keluwesan seorang perempuan dalam memberikan pemahaman terhadap anak usia dini terutama anak perempuan sangat memungkinkan oleh Polwan.

 

Sentuhan diarea tubuh yang sensitif dan menjurus kearah kejahatan seksual terhadap anak kadang tanpa pengawasan orang tua, atau anak itu sendiri takut melapor, hal ini perlu diketahui oleh anak perempuan sedini mungkin, mudahan ini jadi perhatian para orang tua dan lingkungan sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

 

Penulis : Alam Sakti Swara

Editor : Alam Sakti Swara

Publish : Jay

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

two + 11 =